
Kebijakan pengecekan latar belakang konsumen serta pencatatan data kendaraan menjadi bekal PT SIS untuk menanggulangi kejadian seperti itu. "Kalau misalnya ada unit Suzuki Jimny bocor di pasar, kami punya nomor rangka dan mesin serta melacak kepada siapa kendaraan tersebut dikirimkan. Nantinya kami bisa blacklist konsumen tersebut dan dealernya bisa tidak kebagian lagi unit Suzuki Jimny," ujar Donny.

PT SIS mengaku tidak bisa menahan keinginan peminatan konsumen Suzuki Jimny melalui beberapa dealer, meski sudah menutup keran pemesanan. "Begitu juga, kalau misal ada penawaran dengan mengatasnamakan dealer menyebut bisa menghadirkan unit Suzuki Jimny lebih cepat tolong dilaporkan. Karena cara tersebut tidak sesuai dan mendapat otorisasi dari kami," kata Donny saat ditemui di kawasan BSD, Tangerang.
(Mufrod)