Efisiensi pembakaran pada mesin ini juga berdampak pada penggunaan bahan bakar selama menempuh perjalanan. Tingkat konsumsi bahan bakar berdasar pengujian dengan metode WMTC tercatat menyentuh angka 31,2 Km/L. Angka tersebut berarti adanya nilai efisiensi sekitar enam persen mengacu pada edisi sebelumnya.
Pengubahan juga menyentuh sistem transmisi CVT yang digunakan untuk menyalurkan tenaga kendaraan ini. Material serta geometri sabuk transmisi baru juga didukung dengan adanya rumah kopling yang lebih kuat.
Efisiensi pembakaran pada mesin ini juga berdampak pada penggunaan bahan bakar selama menempuh perjalanan. Tingkat konsumsi bahan bakar berdasar pengujian dengan metode WMTC tercatat menyentuh angka 31,2 Km/L. Angka tersebut berarti adanya nilai efisiensi sekitar enam persen mengacu pada edisi sebelumnya.
Pengubahan juga menyentuh sistem transmisi CVT yang digunakan untuk menyalurkan tenaga kendaraan ini. Material serta geometri sabuk transmisi baru juga didukung dengan adanya rumah kopling yang lebih kuat.
Peningkatan performa akibat ubahan struktur tersebut ditunjang dengan penggunaan rangkaian pengendali sistem elektronik (ECU) terbaru bertajuk MIUG4. Komponen ini sudah mampu menyesuaikan performa pengaturan pembakaran dengan memenuhi standar emisi Euro 5.