Salah satu keuntungan utama adalah ukuran komputer yang menjadi lebih kuat dan jauh lebih kecil serta lebih murah, sehingga komputer bisa diakses oleh audiens yang jauh lebih besar. Keuntungan lainnya dari ukuran yang lebih kecil adalah sinyal listrik memiliki jarak yang jauh lebih pendek untuk dilalui dan kecepatan komputer yang meningkat.
Fitur lain dari periode ini adalah bahwa perangkat lunak komputer menjadi jauh lebih kuat dan fleksibel dan untuk pertama kalinya lebih dari satu program dapat berbagi sumber daya komputer secara bersamaan (multi tasking). Mayoritas bahasa pemrograman yang digunakan saat ini sering disebut sebagai 3GL's (bahasa generasi ke-3) meskipun beberapa di antaranya berasal pada generasi ke-2.
Generasi Keempat (1971-sekarang)
Batas antara generasi ketiga dan keempat sama sekali tidak jelas. Sebagian besar perkembangan sejak pertengahan 1960-an dapat dilihat sebagai bagian dari rangkaian miniaturisasi bertahap. Pada tahun 1970 integrasi skala besar dicapai di mana setara dengan ribuan sirkuit terpadu dijejalkan ke chip silikon tunggal.
Perkembangan ini kembali meningkatkan kinerja komputer terutama kehandalan dan kecepatan sekaligus mengurangi ukuran dan biaya komputer. Pada rentang waktu ini mikroprosesor umum lengkap pertama tersedia pada satu chip tunggal.
Pada tahun 1975 Very Large Scale Integration (VLSI) mengambil proses satu langkah lebih jauh. Prosesor komputer lengkap sekarang bisa dibangun menjadi satu chip. Komputer mikro itu lahir, jauh lebih kuat daripada ENIAC dan hanya sekitar 1cm persegi sementara ENIAC memenuhi ukuran bangunan yang besar.
Selama periode ini, Bahasa Generasi Keempat (4GL) telah ada. Bahasa semacam itu selangkah lebih jauh dihapus dari hardware komputer karena mereka menggunakan bahasa seperti bahasa alami. Banyak bahasa database dapat digambarkan sebagai 4GL's. Mereka umumnya lebih mudah dipelajari daripada 3GL's.
(Kemas Irawan Nurrachman)