Generasi ini sering digambarkan dimulai dengan pengiriman komputer komersial pertama ke klien bisnis. Hal ini terjadi pada tahun 1951 dengan pengiriman UNIVAC ke Biro Sensus AS. Generasi ini bertahan hingga sekira akhir 1950-an, walaupun beberapa beroperasi lebih lama dari itu.
Fitur pendefinisian utama dari komputer generasi pertama adalah bahwa tabung vakum digunakan sebagai komponen komputer internal. Tabung vakum umumnya berukuran sekira 5-10 cm dan sejumlah besar yang dibutuhkan di komputer menghasilkan mesin besar yang sangat mahal serta sering rusak karena tabung gagal.
Generasi Kedua (1959-1964)
Pada pertengahan 1950, Bell Labs mengembangkan transistor. Transistor mampu melakukan banyak tugas yang sama seperti tabung vakum tapi hanya sebagian kecil dari ukurannya. Komputer berbasis transistor pertama diproduksi pada 1959. Transistor tidak hanya lebih kecil, memungkinkan ukuran komputer dikurangi, namun lebih cepat, lebih dapat diandalkan dan menghabiskan lebih sedikit listrik.
Perbaikan utama lainnya pada periode ini adalah perkembangan bahasa komputer. Bahasa assembler atau bahasa simbolis memungkinkan pemrogram untuk menentukan instruksi dalam kata-kata yang kemudian diterjemahkan ke dalam bentuk yang dapat dipahami oleh mesin (biasanya seri 0 dan 1: kode biner).
Bahasa tingkat tinggi juga muncul selama periode ini. Sedangkan bahasa assembler memiliki korespondensi satu lawan satu antara simbol dan fungsi mesin yang sebenarnya, perintah bahasa tingkat yang lebih tinggi sering kali mewakili urutan kode mesin yang kompleks. Dua bahasa tingkat tinggi yang dikembangkan selama periode ini (Fortran dan Cobol) masih digunakan sampai sekarang meskipun dalam bentuk yang jauh lebih berkembang.
Generasi Ketiga (1965-1970)
Pada 1965 sirkuit terpadu pertama (IC) dikembangkan di mana rangkaian lengkap ratusan komponen dapat ditempatkan pada chip silikon tunggal 2 atau 3 mm persegi. Komputer yang menggunakan IC ini segera diganti mesin berbasis transistor.