Mengapa Rambu Lalu Lintas Berwarna Merah, Kuning, Hijau? Ini Alasannya

Niken Wulandari, Jurnalis
Senin 28 September 2026 17:44 WIB
Mengapa Rambu Lalu Lintas Berwarna Merah, Kuning, Hijau? Ini Alasannya (Ilustrasi/Dok Freepik)
Share :

JAKARTA - Mengapa rambu lalu lintas berwarna merah, kuning, hijau? Bagi para pengguna jalan, ketiga warna ini sudah menjadi pemandangan sehari-hari di setiap persimpangan. 

Saat lampu merah menyala, kendaraan berhenti. Ketika kuning muncul, pengendara bersiap memperlambat laju, dan begitu hijau menyala, perjalanan kembali dilanjutkan. 

Namun, mengapa ketiga warna itu yang dipilih untuk mengatur arus lalu lintas? Simak penjelasannya sebagai berikut. 

1. Sejarah Rambu Lalu Lintas

Dilansir dari Washington State Magazine, Senin (28/9/2026), rambu lalu lintas ternyata sudah ada bahkan sebelum mobil memadati jalanan. Pada 1868, lampu bertenaga gas pertama dipasang di dekat Gedung Parlemen, London, untuk mengatur kereta kuda. Perangkat usulan dari insinyur kereta api JP Knight ini masih dioperasikan secara langsung oleh seorang polisi. 

Sayangnya, lampu bertenaga gas yang digunakan tersebut sempat membahayakan keselamatan dari seorang polisi yang merupakan operator rambu lalu lintas tersebut karena lampu itu kerap kali meledak.

Memasuki tahun 1914, lampu listrik mulai dipasang di Cleveland, Ohio. Pada 1917, Salt Lake City memakai sistem lampu yang saling terhubung di enam persimpangan. Wujud lampu lalu lintas yang dikenal sekarang baru muncul pada 1920. Saat itu, polisi Detroit bernama William Potts menciptakan lampu tiga warna untuk empat arah. Ia menambahkan warna kuning sebagai tanda bahwa lampu akan segera berganti. 

Sejak itu, lampu lalu lintas terus berkembang, mulai dari lampu yang merespons klakson hingga tombol penyeberangan bagi pejalan kaki pada akhir 1920-an.

2. Merah

Menurut laman milik Reader’s Digest, warna merah merupakan bahasa universal yang menandakan sebuah bahaya. Secara psikologi, warna tersebut membuat otak seolah paham bahwa ada sesuatu yang perlu diwaspadai. Sejumlah penelitian bahkan menyebut warna merah dapat membuat jantung berdetak lebih cepat dan tubuh menjadi lebih siaga. Tidak heran jika warna ini dipilih sebagai sinyal supaya pengendara menghentikan laju kendaraannya.

Ada sisi lain yang tidak kalah penting dalam pemilihan warna merah pada rambu lalu lintas. Di antara semua warna cahaya yang dapat dilihat oleh mata, cahaya merah memiliki panjang gelombang yang paling besar. Artinya, cahaya berwarna merah dapat terlihat dari jarak jauh dan tidak mudah buyar di udara, sehingga warna tersebut tetap akan terlihat meski dari kejauhan. 

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya