TANGERANG - UD Trucks Indonesia meluncurkan Quester Model Year 2026 pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Truk tersebut hadir dengan sejumlah ubahan dibandingkan versi sebelumnya.
Quester pertama kali diperkenalkan secara global pada 2013. Model ink menyasar sejumlah sektor industri, mulai dari logistik, distribusi, konstruksi hingga pertambangan.
“Quester Model Year 2026 merupakan wujud komitmen kami untuk terus menghadirkan solusi transportasi yang berkembang mengikuti kebutuhan pelanggan," ujar Presiden Direktur UD Trucks Indonesia, Johan Kleinsteuber, di arena GIIAS 2026, dikutip Sabtu (1/8/2026).
"Berbagai penyempurnaan yang kami hadirkan tidak hanya meningkatkan efisiensi dan keselamatan, tetapi juga memberikan nilai investasi jangka panjang melalui produktivitas yang lebih tinggi dan total biaya operasional yang lebih rendah," katanya.
Quester Model Year 2026 hadir dengan berbagai peningkatan. Hal ini di antaranya teknologi transmisi otomatis ESCOT pada pilihan mesin GH8 maupun GH11, fitur Fuel Coach, Cruise Control, Engine Management System, teknologi keselamatan seperti Electronic Stability Control (ESC), Electronic Braking System (EBS), SRS Airbag.
Selain itu, kini tersedia platform digital My UD Fleet yang membantu memantau kondisi kendaraan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengoptimalkan produktivitas armada.
Di sisi lain, lini model Quester yang dipasarkan di Indonesia telah siap mendukung penggunaan biodiesel B50 sesuai dengan spesifikasi yang berlaku.
Kesiapan ini menjadi bagian upaya dari UD Trucks Indonesia dalam mendukung agenda transisi energi nasional sekaligus memastikan pelanggan tetap memperoleh performa, efisiensi, dan keandalan kendaraan dalam berbagai aplikasi operasional.
"Di Astra UD Trucks, kami percaya bahwa keberhasilan pelanggan merupakan keberhasilan kami. Oleh karena itu, kami tidak hanya menghadirkan kendaraan yang andal, tetapi juga memastikan setiap pelanggan memperoleh dukungan menyeluruh melalui jaringan layanan, suku cadang, solusi digital dan pendampingan operasional," tutur Chief Executive Astra UD Trucks, Bambang Widjanarko.
(Erha Aprili Ramadhoni)