6 Penyebab Ban Mobil Gundul Sebelah, dari Tekanan Angin hingga Masalah Kaki-Kaki

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Rabu 22 Juli 2026 19:06 WIB
6 Penyebab Ban Mobil Gundul Sebelah, dari Tekanan Angin hingga Masalah Kaki-Kaki (Ilustrasi/Freepik)
Share :

JAKARTA - Ban mobil gundul sebelah kerap terjadi tanpa disadari. Biasanya, ban mobil gundul sebelah baru disadari ketika kurang nyaman dikendarai atau bahkan saat melihat permukaannya yang tidak rata. 

Ban mobil yang aus tidak merata, terutama hanya pada satu sisi, biasanya menunjukkan adanya masalah pada sistem roda atau komponen pendukungnya. Berikut beberapa penyebab ban mobil gundul sebelah yang perlu diketahui, sebagaimana melansir laman Daihatsu, Rabu (22/7/2026):

1. Spooring Tidak Sesuai

Salah satu penyebab paling umum ban mobil gundul sebelah adalah pengaturan spooring atau wheel alignment yang tidak presisi. Spooring berfungsi mengatur kembali posisi dan sudut roda agar sesuai dengan standar pabrikan sehingga ban dapat menapak jalan secara merata. 

Ketika sudut roda berubah, sebagian permukaan ban akan menerima beban dan gesekan lebih besar dibanding sisi lainnya. Akibatnya, karet ban terkikis tidak merata dan hanya habis pada bagian tertentu.

Beberapa tanda spooring bermasalah antara lain setir terasa menarik ke satu arah saat mobil berjalan lurus; posisi setir tidak berada di tengah ketika melaju di jalan rata; permukaan ban terlihat aus hanya pada sisi dalam atau luar.

Jika menemukan tanda tersebut, sebaiknya segera periksa agar kerusakan tidak merambat ke komponen kaki-kaki lainnya.

2. Sudut Camber Tidak Normal

Camber adalah sudut kemiringan roda jika dilihat dari bagian depan kendaraan. Pengaturan camber yang tepat membuat permukaan ban menapak jalan secara optimal dan membantu menjaga kestabilan mobil.

Jika sudut camber tidak sesuai, tekanan pada permukaan ban menjadi tidak seimbang. Camber terlalu negatif dapat menyebabkan bagian dalam ban lebih cepat terkikis. Sebaliknya, camber terlalu positif dapat membuat sisi luar ban mengalami keausan lebih cepat. 

Dalam penggunaan sehari-hari, masalah camber sering kali baru diketahui ketika pemilik mobil melakukan pengecekan rutin dan menemukan bagian dalam ban sudah lebih tipis dibanding sisi lainnya. Karena itu, pemeriksaan kondisi ban secara berkala sangat penting terutama sebelum perjalanan jauh.

 

3. Masalah Toe In dan Toe Out

Selain camber, pengaturan toe in dan toe out juga berpengaruh terhadap tingkat keausan ban. Kedua istilah ini mengacu pada arah posisi roda jika dilihat dari atas kendaraan.

Toe in adalah posisi bagian depan roda sedikit mengarah ke dalam. Sementara toe out adalah posisi bagian depan roda mengarah ke luar.

Jika pengaturannya tidak sesuai standar, roda dapat mengalami gesekan berlebih dengan permukaan jalan. Akibatnya, ban menjadi cepat aus pada bagian tertentu karena tidak berputar dalam posisi yang ideal.

Masalah toe biasanya dapat diperbaiki melalui proses spooring untuk mengembalikan sudut roda sesuai spesifikasi kendaraan.

4. Kaki-Kaki Mulai Aus

Ban mobil gundul sebelah juga dapat disebabkan oleh komponen kaki-kaki yang mulai mengalami keausan. Beberapa bagian yang perlu diperiksa antara lain tie rod, ball joint, bushing, bearing roda.

Komponen yang mengalami kelonggaran dapat membuat posisi roda berubah ketika mobil berjalan. Akibatnya, ban tidak lagi menapak sempurna dan mengalami tekanan yang tidak merata.

 

5. Tekanan Angin Tak Sesuai

Tekanan angin ban yang tidak sesuai rekomendasi juga dapat menyebabkan keausan tidak merata. Setiap kendaraan memiliki standar tekanan angin yang perlu diikuti agar ban bekerja optimal.

Jika tekanan angin terlalu rendah, bagian sisi luar ban dapat lebih cepat aus karena beban kendaraan lebih banyak bertumpu di area tersebut. Sementara itu, tekanan angin yang terlalu tinggi dapat membuat bagian tengah ban lebih cepat terkikis.

6. Suspensi Bermasalah

Sistem suspensi memiliki peran penting dalam menjaga roda tetap menapak dengan baik di permukaan jalan. Ketika komponen seperti shock absorber atau bagian suspensi lainnya mengalami masalah, distribusi beban pada roda dapat menjadi tidak seimbang.

Akibatnya, salah satu sisi ban menerima tekanan lebih besar sehingga lebih cepat mengalami keausan. Selain membuat ban gundul sebelah, suspensi yang bermasalah juga dapat membuat mobil terasa kurang stabil saat melewati jalan tidak rata.

Jika ban tetap aus sebelah meski sudah melakukan spooring, pemeriksaan sistem suspensi menjadi langkah penting untuk menemukan sumber masalahnya.
 

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya