JAKARTA - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) siap membawa mobil listrik 7 seater pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Langkah Hyundai memboyong prototipe 7-seater ini tentu bukan tanpa alasan. Chief Operating Officer (COO) PT HMID, Fransiscus Soerjopranoto mengatakan, keputusan tersebut dilatarbelakangi karakter dan budaya unik konsumen di Indonesia yang gemar berkumpul.
Budaya inilah yang akhirnya membuat pasar kendaraan multiguna atau Multi Purpose Vehicle (MPV) berkapasitas besar selalu mendominasi tanah air sejak dulu kala.
"Ya, balik lagi karena kan karakteristik masyarakat Indonesia kan ngumpul, apa, mangan ora mangan yang penting ngumpul kan seperti kayak gitu kan," kata Fransiscus saat diwawancarai di iNews Tower, dikutip Jumat (10/7/2026).
Ia juga mengungkapkan fenomena menarik di mana mobil 7-seater kerap kali terlihat lengang di jalanan sehari-hari, namun fungsinya langsung berubah drastis dalam momen-momen sosial tertentu.
"Jadi, orang sendiri kan kadang-kadang kalau kita naik melihat orang naik kendaraan 7-seater kan kadang-kadang kita bertanya sendiri isinya cuman satu sopir dan satu penumpang. Kok bisa orang di Indonesia itu banyak sekali MPV yang pakai gitu dari zaman dahulu. Tapi kan ternyata kalau mau makan siang mesti pergi bareng, naik mobilnya satu aja, jangan sampai dua, susah parkirnya," ungkap dia.
Terlebih, jika pada momen tertentu seperti libur panjang hingga musim mudik Lebaran yang terjadi satu sampai dua kali dalam setahun di Indonesia. Dalam momen tersebut, mobil 7-seater ini banyak dipilih dan akan sangat fungsional jika digunakan dalam momen itu.