Honda Umumkan Kerugian untuk Pertama Kalinya sejak 1957, Imbas Proyek EV

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Sabtu 16 Mei 2026 19:24 WIB
Honda Umumkan Kerugian untuk Pertama Kalinya sejak 1957, Imbas Proyek EV (Dok Honda)
Share :

TOKYO - Untuk pertama kalinya dalam hampir 70 tahun, produsen otomotif asal Jepang yakno Honda Motor membukukan kerugian tahunan. Kerugian dipicu biaya untuk merestrukturisasi bisnis kendaraan listrik (EV) sebesar lebih dari USD9 miliar. 

1. Rugi Perdana sejak 1957

Melansir Reuters, Sabtu (16/5/2026), laporan keuangan terburuk sejak Honda terdaftar di bursa saham pada tahun 1957 menggarisbawahi betapa berisikonya taruhan agresif pada kendaraan listrik bagi produsen mobil tradisional ketika menghadapi permintaan yang lebih lemah dari yang diharapkan.

CEO Honda Motor, Toshihiro Mibe, pada Kamis mengatakan, Honda membatalkan targetnya untuk menjadikan kendaraan listrik (EV) sebagai seperlima dari penjualan mobil barunya pada tahun 2030. Honda juga mengalihkan target peralihan penuh ke penjualan kendaraan listrik atau sel bahan bakar pada 2040.

Mibe mengatakan Honda juga akan menangguhkan proyek EV Kanada tanpa batas waktu. Proyek ini adalah rencana investasi senilai USD11 miliar untuk memproduksi EV dan baterai yang akan menjadi investasi terbesar Honda di Kanada.

Honda melaporkan kerugian operasional mencapai 414,3 miliar yen (USD2,63 miliar) untuk tahun fiskal Maret 2026.

Honda mencatat total kerugian terkait EV sebesar 1,45 triliun yen untuk tahun fiskal yang berakhir Maret dan memperkirakan menghadapi biaya tambahan sebesar 500 miliar yen untuk tahun yang baru saja dimulai. 

Angka tersebut dibandingkan dengan biaya penurunan nilai aset kendaraan listrik (EV) hingga 2,5 triliun yen yang diperkirakan Honda pada bulan Maret.

Produsen mobil terbesar kedua di Jepang itu masih mengharapkan untuk kembali meraih keuntungan tahun ini. Honda dengan memperkirakan laba sebesar 500 miliar yen dari langkah-langkah pengurangan biaya dan bisnis sepeda motornya yang menguntungkan.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya