Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Langkah Berani VinFast Pasarkan Motor Listrik, Siapkan Tukar Baterai hingga Infrastruktur

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Sabtu, 15 Agustus 2026 |19:40 WIB
Langkah Berani VinFast Pasarkan Motor Listrik, Siapkan Tukar Baterai hingga Infrastruktur
Langkah Berani VinFast Pasarkan Motor Listrik, Siapkan Tukar Baterai hingga Infrastruktur (Dok)
A
A
A

JAKARTA - VinFast ikut meramaikan pasar motor listrik di Indonesia. VinFast hadir dengan sejumlah strategi untuk mempercepat adopsi motor listrik yang hingga kini dinilai masih terdapat sejumlah tantangan. 

1. Tantangan Adopsi Motor Listrik 

Pengamat otomotif, Yannes Pasaribu, mengungkapkan masih terdapat sejumlah tantangan untuk masyarakat beralih dari motor bensin ke motor listrik. Hal ini mulai dari capital expenditure (capex), infrastruktur, hingga baterai. 

 "Tantangan utama masyarakat beralih ke motor listrik masih berkisar pada Capex, kepastian infrastruktur di luar kota besar, konsistensi layanan purna jual, dan residual value yang belum stabil hingga kini," ujarnya kepada Okezone, dikutip Sabtu (15/8/2026). 

Selain hal itu, tantangan lainnya masih berkutat pada baterai hingga pembiayaan. Selain itu, proses adopsi juga terhambat lantaran standardisasi baterai. 

"Kebiasaan baterai harus dimiliki, pembiayaan ritel yang belum kompetitif, serta fragmentasi standar baterai antar merek juga masih menghambat proses adopsinya," ucapnya. 

Motor listrik VinFast
Motor listrik VinFast

Yannes mengatakan, konsumen Indonesia juga masih sangat dipengaruhi bukti sosial. Ia melanjutkan, selama belum banyak pengemudi yang secara terbuka merasakan penghematan harian, adopsi massal akan lambat.

"Jadi, solusinya terletak pada fokus membangun bukti operasional nyata di jalanan, memperkuat ekosistem layanan, dan menyederhanakan akses pembiayaan agar perpindahan terasa aman dan menguntungkan," tuturnya. 

Untuk mengatasi hal ini, ia menilai, perlu investasi yang besar dan waktu yang tidak sebentar. 

"Untuk itu diperlukan investasi yang sangat besar untuk waktu yang cukup panjang antara 5-10 tahunan ya," ucapnya. 

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement