JAKARTA – Motor listrik lokal buatan Cikupa, Tangerang, Charged Indonesia, resmi dijual pada gelaran Indonesia Motorcycle Show (IMOS+) 2023.
Ini tentunya jadi debut mereka menjual produknya setelah ditawarkan dalam skema penyewaan.
Pada ajang ini, Charged Indonesia membawa tiga model andalannya, yakni Rimau, Maleo, dan Anoa. Ketiga model tersebut juga sudah bisa dimiliki sepenuhnya oleh masyarakat Indonesia.
BACA JUGA:
“Kami sudah memproduksi motor ini sejak sekitar November 2022, dan sekarang kita jual secara resmi. Sebelumnya itu cuma penyewaan saja, jadi untuk pengenalan produk kami rasa itu jadi cara yang tepat,” kata Stephanus Widi, CCO Of Charged Indonesia saat ditemui di ICE BSD, Kamis (26/10/2023).
Sekadar informasi, Charged Indonesia bekerja sama dengan perusahaan teknologi asal China, Vmoto dalam mengembangkan motor listrik mereka. Disamping itu, CEO Charged Indonesia Joel CY Chang mengatakan merek ini menegaskan posisinya sebagai pelopor teknologi terdepan di Indonesia.
“Dengan desain yang menarik dan ramah lingkungan, inovasi ini tak hanya mengikuti kebutuhan zaman, tetapi juga mampu menjaga prinsip-prinsip keberlanjutan seiring berjalannya waktu. Menjadikannya lebih dari sekadar perubahan teknologi biasa,” ujarnya.
Charged menawarkan beberapa model seperti Rimau, yang tersedia dalam lima pilihan warna, yakni hitam, putih, abu-abu, bumblebee, dan ecru. Motor listrik ini diklaim memiliki kecepatan maksimum 95 km/jam dan jarak tempuh hingga 200 km.
Kemudian ada Charged Maleo sebagai varian lebih kecil hadir dalam tiga varian warna, yakni hitam, putih, dan latte. Sepeda motor listrik ini memiliki kecepatan 70 km/jam dan jarak tempuh hingga 125 km.
Lalu Charged Anoa, yang dirancang untuk keperluan logistik, memiliki kemampuan untuk mengangkut beban ekstra hingga 230 kg dan jarak tempuhnya mencapai 200 km. Motor listrik ini memiliki kecepatan 90 km/jam.
Pada IMOS+ 2023, Charged menyediakan sejumlah penawaran menarik, seperti subsidi pertukaran baterai senilai Rp7 juta dan buyback guarantee kendaraan sebesar 50 persen. Program itu dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu tiga tahun sejak tanggal pengiriman.
Selain itu, tersedia subsidi uang muka pembelian kendaraan hingga Rp5 juta melalui Adira Finance atau Pegadaian Syariah. Lalu ada juga kesempatan mendapatkan dua bulan cicilan gratis untuk pembelian selama IMOS berlangsung.
(Imantoko Kurniadi)