“Susah kalau itu, saya belum bisa info. Saya gak bisa ngomong itu (harga), hasil survey kita kan beragam juga. Artinya kalau mau pasang diangka itu, harusnya (harganya) lebih murah atau bahkan lebih tinggi,” ujar Octa.
Menurut Octa, pematangan diskusi harga ini adalah untuk mendapat harga yang sesuai dan sesuai espektasi konsumen. Kehadiran motor listrik ini disebut untuk mendorong percepatan kendaraan listrik di Indonesia.
Sebelumnya, Honda sempat meluncurkan kendaraan listrik seperti Honda Benly :e, Honda Gyro :e, dan Honda EM1 :e yang sempat ditunggangi oleh Presiden RI Joko Widodo.
(Citra Dara Vresti Trisna)