Virus Korona Ganggu Mata Rantai Industri Otomotif Eropa

Medikantyo, Jurnalis
Jum'at 07 Februari 2020 10:10 WIB
Ilustrasi pabrik grup FCA di Italia (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
Share :

DETROIT - Gelombang pengaruh wabah virus korona (Coronavirus/nCov) pada industri otomotif, disebut menimbulkan dampak pada kegiatan produsen di Eropa. Salah satunya adalah kemungkinan berhentinya kegiatan produksi dalam waktu dekat, akibat terhambatnya suplai komponen dari penyalur yang beroperasi di China.

Kemungkinan berhentinya kegiatan fasilitas pabrik di Eropa itu disampaikan oleh CEO Fiat Chrysler Automobiles (FCA), Mike Manley. Seperti dilansir dari laman Reuters, Manley menyebut akan ada salah satu fasilitas pabrik FCA yang terancam berhenti produksi sementara karena kehabisan pasokan suku cadang dalam dua sampai empat pekan ke depan.

 

Sementara hingga saat ini, FCA belum secara resmi mengumumkan penghentian kegiatan produksi pada fasilitas pabrik yang terletak di luar China. Namun, kemungkinan habisnya stok suku cadang bisa membuat produsen gabungan Italia-Amerika itu, mengambil langkah penghentian produksi selama jangka waktu tertentu.

Belum ada konfirmasi mengenai detail fasilitas pabrik FCA yang terpengaruh langsung berkurangnya suplai komponen dari China, baik nama maupun lokasinya. FCA sendiri menaungi sejumlah merek yang berbasis di Eropa maupun Amerika Serikat seperti Fiat, Jeep, Maserati, Alfa Romeo, dan Chrysler.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya