Walaupun dalam perjalanannya, sering muncul perbandingan harga Vespa dengan skutik buatan Jepang oleh berbagai pihak. "Tidak akan ada kompromi mengenai harga serta kualitas yang ditawarkan Vespa. Kami berupaya memberi pengalaman utuh berkendara dengan DNA Vespa," ujar Marco.
Model di segmen Entry Level sendiri tidak menjadi jualan utama untuk merk Vespa di Indonesia. Rangkaian model Vespa LX dan S dalam jajaran tersebut hanya menyumbang sekitar 35 persen dari penjualan Vespa di Indonesia. "Produk inti perusahaan kami seperti Sprint dan Primavera berkontribusi sebagai tulang punggung sebesar 55 sampai 60 persen," kata Marco.
Terlepas dari selisih yamg cukup besar dari kontribusi kedua model tersebut dalam penjualan Vespa di Indonesia, Marco tetap akan menyediakan berbagai opsi segmen lini produk di Indonesia. Tak terkecuali skuter Vespa dengan harga terjangkau di kelas entry level.
(Mufrod)