JAKARTA - Persaingan di ranah skutik tidak menjadi ketakutan tersendiri bagi PT Piaggio Indonesia. Kekuatan identitas merk Vespa yang mereka usung di Tanah Air terbilang memiliki identitas serta kekuatan dalam hal pengalaman berkendara.
Begitu juga sebagai produsen, mereka harus bersaing dalam hal segmentasi harga dengan pabrikan asal Jepang. Sebagai contoh, varian kelas pemula (entry level) dengan rentang Rp35 jutaan beradu langsung dengan varian tertinggi alias premium dari lini produk skutik Jepang.
Secara terbuka Presiden Direktur PT Piaggio Indonesia, Marco Noto La Diega, menyebut pihaknya tidak ambil pusing dengan komparasi harga tersebut. "Rasionaliasi harga sudah diperhitungkan berdasarkan keterjangkauan dan kesesuaian konsumen dari produk tersebut," katanya.
Menerjemahkan susunan tingkatan serta segmentasi produk dari Vespa ke Indonesia menjadi langkah awal ketika Marco mengambil posisi sebagai bos Piaggio Indonesia. Ia mengaku tidak gentar dalam menerapkan strategi premiumisasi skutik di Indonesia.