Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Honda dan Nissan Kolaborasi Kembangkan Otak Mobil Masa Depan, Percepat Inovasi hingga Tingkatkan Efisiensi

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Selasa, 01 September 2026 |17:35 WIB
Honda dan Nissan Kolaborasi Kembangkan Otak Mobil Masa Depan, Percepat Inovasi hingga Tingkatkan Efisiensi
Honda dan Nissan Kolaborasi Kembangkan Otak Mobil Masa Depan, Percepat Inovasi hingga Tingkatkan Efisiensi (Ilustrasi/Dok Car News China)
A
A
A

JAKARTA - Produsen otomotif asal Jepang, Honda dan Nissan, sepakat menjalin kerja sama terkait perangkat lunak dan elektronik. Hasil dari kesepakatan ini ditargetkan dapat disematkan pada model yang meluncur pada tahun fiskal 2029. 

Diketahui, tahun lalu sempat beredar kabar pembicaraan merger antara Honda dan Nissan di tengah kondisi pasar yang menantang. Namun, pembicaraan mengenai hal tersebut tak berakhir dengan kegagalan.

1. Kolaborasi Honda dan Nissan

Kini, kedua produsen itu telah menemukan titik temu setelah mengumumkan kesepakatan pengembangan bersama yang baru.

Melansir Carscoops, Selasa (1/9/2026), kesepakatan ini bertujuan untuk menstandarisasi berbagai unit kontrol elektronik (ECU) yang menjadi inti dari kendaraan berbasis perangkat lunak (software-defined vehicles) generasi mendatang. Hal ini mencakup sistem operasi dalam kendaraan serta komponen utama middleware. 

"Honda dan Nissan juga akan berbagi perangkat lunak kendali kendaraan," demikian laporan tersebut. 

Meskipun sebagian besar aspek ini tidak terlihat langsung oleh pengguna, tampaknya sistem hiburan dan informasi di masa depan akan memiliki banyak kesamaan. Namun, tidak mengherankan jika nantinya terdapat penyesuaian kecil—seperti grafis khusus—untuk membedakan sistem milik Honda dan Nissan.

"Kendaraan yang menggunakan perangkat lunak dan ECU hasil pengembangan bersama ini diperkirakan akan hadir pada tahun fiskal 2029," katanya.

Artinya, model pertama kemungkinan besar akan meluncur antara 1 April 2029 hingga 31 Maret 2030.

 

2. Tingkatkan Efisiensi hingga Percepat Inovasi

Kedua perusahaan tidak memaparkan rincian teknis secara mendalam. Namun, keduanya menyatakan standardisasi teknologi dasar akan memungkinkan mereka untuk memanfaatkan keahlian teknik dan sumber daya pengembangan gabungan guna meningkatkan efisiensi, mempercepat inovasi, serta meningkatkan daya saing melalui pengurangan biaya pengembangan dan skala ekonomi yang lebih besar. 

Mereka juga mengisyaratkan siklus pengembangan yang lebih cepat, sesuatu yang krusial di tengah persaingan industri yang semakin ketat.

Kolaborasi Honda dan Nissan tidak terbatas pada ECU dan perangkat lunak saja, karena mereka juga akan terus menjajaki peluang kerja sama di berbagai bidang lainnya.

Menariknya, kesepakatan ini tidak melibatkan Aliansi Renault–Nissan–Mitsubishi yang lebih luas. Kendati demikian, Reuters melaporkan Mitsubishi sedang mempertimbangkan untuk turut bergabung dalam kerja sama pengembangan perangkat lunak dan ECU tersebut.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement