JAKARTA - Meta menghapus fitur Muse Image yang baru diperkenalkan pekan lalu setelah menerima umpan balik dari pengguna di Instagram. Dalam postingan di blog Muse Image, Meta mengumumkan bahwa fitur tersebut "tidak lagi tersedia".
Muse Image, yang berbasis model AI dari Superintelligence Labs milik perusahaan, memungkinkan pengguna untuk menggunakan kembali konten yang "tersedia untuk umum" yang telah diposting oleh pengguna Instagram, lalu membagikannya kembali ke berbagai platform milik Meta, termasuk WhatsApp dan Facebook. Namun, fitur ini menuai kritik dari pengguna Instagram yang menyoroti risiko privasi dari fungsi berbagi yang baru ditambahkan tersebut.
Raksasa teknologi yang dipimpin Mark Zuckerberg itu baru-baru ini memperbarui postingan blog Muse Image untuk mengumumkan bahwa fungsi berbagi tersebut tidak lagi tersedia. Menurut Meta, keputusan tersebut diambil karena umpan balik yang diterima mengenai fitur Muse Image di Instagram, menyatakan bahwa fitur tersebut "tidak tepat sasaran".
"Tujuan kami adalah untuk menyediakan alat kreatif yang bermanfaat dan memberi orang kendali atas apakah konten publik mereka dapat dirujuk dengan cara ini," kata Meta dalam pengumumannya, sebagaimana dilansir Gadgets 360.
Tak lama setelah raksasa teknologi itu meluncurkan alat Muse Image pada 7 Juli, yang didukung oleh model pembuatan gambar pertama dari Meta Superintelligence Labs, para pengguna menggunakan berbagai platform media sosial untuk menyoroti kekhawatiran mereka mengenai penyalahgunaan alat bertenaga AI tersebut dan risiko privasi yang ditimbulkannya.