Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penyebab dan 6 Tanda Radiator Rusak, Dapat Picu Mesin Overheat

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Minggu, 26 April 2026 |14:30 WIB
Penyebab dan 6 Tanda Radiator Rusak, Dapat Picu Mesin Overheat
Penyebab dan 6 Tanda Radiator Rusak, Dapat Picu Mesin Overheat (Ilustrasi/Freepik)
A
A
A

3. Tanda Radiator Rusak

Di sisi lain, ada sejumlah tanda-tanda radiator rusak. Berikut penjelasannya: 

Cairan Pendingin Habis

Cairan pendingin yang selalu habis bisa disebabkan karena ada kebocoran pada sistem pendingin mesin. Kebocoran pada radiator bisa disebabkan radiator pernah mengalami benturan, karat, atau sambungan lepas.

Selang Masuk Radiator Bocor

Jika proses pendinginan di dalam radiator lancar, biasanya tidak ada masalah, kecuali ada sumbatan di salurannya. Keadaan ini akan menahan laju air pendingin dari mesin ke radiator, sehingga tekanan pada selang input radiator akan naik dan bocor.

Air Menetes di Bawah Radiator

Cairan radiator yang bocor biasanya akan terlihat posisinya dengan melihat lokasi tetesan air di bawah mesin saat parkir di garasi rumah. Perhatikan di bawah mobil, apakah ada tetesan air tepat di bawah mobil.

Permukaan Radiator Berkarat

Permukaan radiator terhalang kondensor AC di depan dan kipas pendingin di belakang sehingga jarang diperhatikan. Pemilik kendaraan bisa mencari celah di sekitar kipas pendingin untuk melihat permukaan radiator.
 
Gunakan senter untuk menemukan apakah ada korosi atau rembesan air. Atau juga bisa lihat penampang bagian bawah tangki radiator dari arah kolong mobil. Dari situ bisa terlihat jika sudah terlihat karat akibat korosi.

Tutup Radiator Berlumpur

Air radiator yang tidak pernah diganti biasanya akan timbul endapan lumpur yang berpotensi menyumbat saluran radiator. Bila ada lumpur di tutup dan leher radiator, bisa dipastikan pemilik kendaraan menguras air radiator untuk mencegah kerusakan lebih luas. Termasuk, adanya lumut di tangki cadangan radiator.

Indikator Suhu Mesin Naik

Jika indikator suhu mesin di panel instrumen naik di atas wajarnya, segera tepikan mobil dan cek air pendingin serta radiator. Sebelum permasalahan ini terjadi pada kendaraan, segera lakukan perawatan radiator dan sistem pendingin berikut pendukungnya di bengkel.
 

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement