Menurut data dari perusahaan riset internasional IDC, penjualan iPhone Air hanya mencapai sekitar sepertiga dari ekspektasi tertinggi Apple dalam beberapa minggu setelah peluncuran. Tidak lama kemudian, Apple dilaporkan mengurangi produksi model tersebut hingga setengahnya.
Dilansir Gizmochina, strategi ini tampaknya berhasil mendongkrak penjualan iPhone Air. E-commerce China JD.com dilaporkan telah mencatat iPhone Air 256GB sebagai barang yang terjual habis. Halaman penjualan ponsel tersebut menunjukkan status "sedang dipesan." Jangka waktu pengiriman juga telah diundur hingga Februari.
Sementara itu, toko resmi Apple di Tmall masih mencantumkan perangkat tersebut sebagai tersedia, dengan perkiraan pengiriman dalam waktu enam hari.
Sebagian daya tariknya adalah desain iPhone Air. Perangkat ini berfokus pada desain yang tipis dan ringan, dengan ketebalan hanya 5,6 mm dan berat 165 gram. Perangkat ini menggunakan chip A19 Pro Apple dan memiliki layar dengan refresh rate tinggi 120Hz. Ponsel ini menggunakan kamera belakang tunggal 48MP dan memiliki baterai 3.149mAh.