Ciri umum dari model-model ini adalah penggunaannya yang luas sebagai kendaraan layanan transportasi daring (ride-hailing). Bahkan, bukan hanya e7 dan e5; model seperti BYD Qin Plus juga sering digunakan untuk layanan transportasi daring.
Namun, jika suatu merek menjadi sangat terkait dengan layanan transportasi daring, merek tersebut cenderung mendapatkan label "murah" di benak konsumen, yang kemudian berdampak pada penjualannya di pasar kendaraan penumpang.
Menurut laporan Car News China, suatu merek akan kesulitan mempertahankan citra premiumnya jika digunakan sebagai kendaraan layanan transportasi daring.
Pengenalan merek Linghui ini menjadi strategi baru BYD. Dengan sejumlah besar kendaraan transportasi daring BYD di jalanan China penjualan model-modelnya yang lebih mahal, seperti BYD Han atau Tang, yang kurang cocok untuk layanan transportasi daring, telah terkena dampaknya.
"Oleh karena itu, meluncurkan merek layanan transportasi daring khusus untuk membedakannya dari merek inti BYD adalah keputusan yang bijaksana, terutama karena BYD menghadapi tekanan penjualan di dalam negeri," katanya.
(Erha Aprili Ramadhoni)