Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Penyakit Mesin Innova Bensin yang Sering Terjadi

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Kamis, 11 Juli 2024 |13:13 WIB
5 Penyakit Mesin Innova Bensin yang Sering Terjadi
5 penyakit mesin Innova bensin yang sering terjadi (Foto: Toyota)
A
A
A

3. Sensor Bermasalah

Sensor pada Innova sebenarnya tidak ada masalah yang perlu dikhawatirkan. Meski begitu, tetap harus memperhatikan soal sensor timing belt.

Begitu sensor ini menyala di sekitar 150 ribu kilometer dan diikuti pergantian timing belt, juga harus diikuti reset sensor timing belt. Pada sejumlah kasus, hal ini lupa dilakukan sehingga dianggap bermasalah.

Selain itu, yang harus dicek adalah Mass Airflow Sensor. Karena jika sensor ini rusak atau tidak bekerja dengan baik, mesin bisa berebet dan mati sendiri. Saat sensor ini rusak, sensor check engine umumnya akan menyala. Jika sudah rusak, sebahiknya diganti. Karena itu, sebaiknya sensor ini dibersihkan saat servis rutin.

4. AC Bermasalah

Meski bukan bagian langsung dari mesin, tapi masalah AC juga sering dikeluhkan. Masalah pada AC umumnya embusan angin kecil. Bisa jadi ini disebabkan macetnya filter atau evaporatornya mampet. Sebenarnya, hal ini bisa dihindari dengan membersihkannya.

5. Mesin Terasa Pincang

Mengenai hal ini, umumnya lantaran koil rusak. Usia kendaraan yang sudah lama akan membuat usia pakai koil sudah sampai limitnya. Masalahnya, kadang pemilik tidak menyadari hal ini, apalagi jika pemilik kurang memperhatikan sektor mesin. Akibatnya mesin jadi pincang.

Koil yang rusak umumnya bocor atau malah tidak nembak sama sekali. Untuk mengatasinya, bisa dengan mengganti koil yang rusak.

(Susi Susanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement