Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dilanda Banyak Masalah, Masa Depan Industri Kendaraan Listrik China Memprihatinkan

Rahman Asmardika , Jurnalis-Minggu, 10 Maret 2024 |13:38 WIB
Dilanda Banyak Masalah, Masa Depan Industri Kendaraan Listrik China Memprihatinkan
Ilustrasi Mobil Listrik. (Foto: Freepik)
A
A
A

Ketika Partai Komunis China (PKC) mendorong pengembangan Kendaraan Energi Baru, persediaan EV di China telah mencapai 20,4 juta unit.

Baterai litium memang kerap memicu insiden saat pengisian daya mobil listrik. Para pakar di industri ini mengaitkan kebakaran baterai sebagai penyebab utama insiden pengisian daya. Cacat produksi atau ketidakmampuan untuk sepenuhnya menghilangkan listrik statis dapat memicu korsleting atau kebakaran termal seiring dengan semakin populernya kendaraan listrik.

Insiden keselamatan seperti ini diperkirakan akan meningkat di China. Kendaraan listrik tipe New Energy yang didorong pengembangannya oleh PKC tidak hanya sering mengalami insiden seperti kebakaran spontan dan ledakan, tetapi juga kesulitan menghadapi kondisi cuaca buruk. Selama tahun 2024, musim perjalanan Tahun Baru Imlek, China menghadapi hujan salju dan cuaca dingin terparah dalam 15 tahun terakhir.

Kondisi seperti ini menyebabkan banyak kendaraan terdampar di jalan raya, termasuk mobil listrik. EV juga menghadapi risiko lain jika terjadi pemadaman listrik di tengah cuaca buruk. Di situasi seperti itu, para pengemudi akan kesulitan menemukan stasiun pengisian daya yang masih dialiri listrik. Akibatnya, pengemudi kendaraan listrik harus harus menunggu bantuan derek, sementara sebagian lainnya terpaksa mendorong kendaraan hingga beberapa kilometer untuk menemukan stasiun pengisian daya yang masih berfungsi.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement