Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Siapa Untung dari Skandal Skandal Uji Tabrak Daihatsu di Jepang?

Wahyu Sibarani , Jurnalis-Senin, 08 Januari 2024 |09:26 WIB
Siapa Untung dari Skandal Skandal Uji Tabrak Daihatsu di Jepang?
Skandal uji tabrak Daihatsu berpengaruh pada penjualan mereka di Jepang. (Foto: Bloomberg)
A
A
A

Sekilas Honda WR-V Versi Jepang

Honda WR-V pertama kali diluncurkan di Jepang pada Desember 2023 lalu. Sejak peluncuran, Hoonda langsung membuka pemesanan mobil produksi India tersebut. WR-V yang dipasarkan di Jepang merupakan rebadge dari Honda Elevate di India. Alasannya, untuk pasar Jepang, mereka memilih memasang nama WR-V.

WR-V Jepang berbeda dengan Honda WR-V versi Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Perbedaan paling kentara pada dimensi dan desain muka. Dimensi Honda WR-V Jepang lebih besar serta desain muka grille juga berbeda dengan Honda WR-V yang dipasarkan di Indonesia dan Asia Tenggara.

Kasus penyimpangan produksi yang dilakukan Daihatsu masih terus berlanjut. Hingga kini otoritas pemerintah di Jepang dan pihak ketiga masih terus melakukan penelitian untuk mengungkap lebih dalam penyebab kesalahan yang dilakukan Daihatsu.

Daihatsu Indonesia Minta Maaf

Sementara di Indonesia, Daihatsu Indonesia telah melayangkan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. "Kami bersama prinsipal telah memastikan bahwa semua kendaraan Daihatsu yang diproduksi, didistribusi, dan dipasarkan di Indonesia tidak memiliki masalah kualitas dan keselamatan," tulis Daihatsu Indonesia dalam keterangan resmi mereka.

Daihatsu menegaskan, kendaraan mereka telah memenuhi regulasi yang berlaku. "Dan, kami pun tetap berkoordinasi dengan otoritas pemerintah Indonesia. Pelanggan Daihatsu tetap dapat menggunakan kendaraannya dengan aman dan nyaman," tambah Daihatsu Indonesia dalam penjelasannya.

(Maruf El Rumi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement