JAKARTA - Bagian pengereman merupakan komponen yang sangat esensial untuk setiap jenis kendaraan, termasuk kendaraan roda dua.
Hampir semua sepeda motor modern saat ini telah beralih ke sistem pengereman cakram, baik pada roda depan maupun pada roda belakang.
Penggunaan komponen pengereman cakram memiliki beberapa keunggulan, salah satunya adalah kemampuan untuk mengatasi dan meredam panas dengan lebih efektif jika dibandingkan dengan rem tromol.
Keunggulan lainnya terletak pada sifat terbuka dari sistem pengereman cakram, yang memberikan respons pengereman yang lebih baik dan responsif saat digunakan, tapi ada risiko yang cukup jadi perhatian, bagian ini jika lengah perawatan bisa kemakan rem yang pada akhirnya mengalami kerusakan.
Berikut tips agar cakram motor tetap optimal dan tidak kemakan, dikutip dari berbagai sumber, Selasa (14/11/2023).
1. Rutin Mengecek dan Mengganti Minyak Rem
Cara pertama yang perlu dilakukan adalah secara rutin memeriksa dan mengganti minyak rem. Ini karena minyak rem memainkan peran yang sangat penting dalam memastikan kinerja optimal dari rem cakram. Efektivitas rem cakram bergantung pada pergerakan piston yang terletak di master rem.
Master rem bertanggung jawab untuk menggerakkan kaliper, yang kemudian akan mencengkram piringan cakram saat pengendara mengoperasikan tuas rem.
Jika saluran minyak rem mengalami penyumbatan di dalam selang rem karena minyak yang kotor atau terlalu encer akibat adanya bakteri dan zat lain, maka kinerja piston dapat terganggu.
2.Rutin Membersihkan Kaliper
Langkah berikutnya adalah melakukan pembersihan pada kaliper rem. Karena sistem rem cakram bersifat terbuka, debu dan kotoran memiliki akses untuk masuk dan menempel pada kampas atau piston.