MCMC mengatakan pihaknya sedang berdiskusi dengan platform media sosial untuk mengatasi dampak buruk seperti materi pelecehan seksual terhadap anak, perjudian online, dan penipuan keuangan.
Malaysia sendiri telah meningkatkan pengawasan terhadap konten online usai terpilihnya, Perdana Menteri Anwar Ibrahim pada November lalu.
Awal tahun ini, Negeri Jiran mengatakan akan mengambil tindakan hukum terhadap Meta karena gagal mengambil tindakan terhadap konten berbahaya di platform Facebook, namun mereka membatalkan rencana tersebut setelah melakukan pertemuan dengan perusahaan milik Mark Zuckerberg tersebut.
(Saliki Dwi Saputra )