Kemudian usai masuk bengkel resmi Honda, kunci mobil diperbaiki. lalu hal yang membuatnya geram ketika mengetahui komponen radio kembali rusak. Usut kemudian, radio diganti dengan produk bekas.
"Untuk radio saya itu mereka mengganti, memang. Tapi ternyata masih rusak. Dan setelah dilihat lagi, setelah saya lihat, ternyata yang mereka ganti itu adalah produk yang pernah dipakai, yang sudah rusak, terus dipakai lagi di mobil saya, gitu," lanjut Putri Patricia.
Ia berharap kejadian tersebut tak terulang kembali. Ia mengimbau agar konsumen bisa kembali mengecek komponen yang diganti oleh pihak bengkel.
"Hati-hati karena kalau kita mengganti sparepart harus dicek lagi apakah itu benar sparepart dari yang memang masih baru atau itu bekas dari mobil orang. Karena jujur aja saya ini merasa dirugikan karena berkali-kali harus ke bengkel terus ternyata pakai sparepart yang sparepart bekas. Jadi, buat teman-teman hati-hati ya," jelasnya.
BACA JUGA:
(Alan Pamungkas)