Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penjualan Mac Merosot, Apple Sempat Hentikan Produksi Chip M2 Awal Tahun Ini

Anjasman Situmorang , Jurnalis-Selasa, 04 April 2023 |12:00 WIB
Penjualan Mac Merosot, Apple Sempat Hentikan Produksi Chip M2 Awal Tahun Ini
Penjualan Mac Merosot, Apple Sempat Hentikan Produksi Chip M2 Awal Tahun Ini
A
A
A

Apple ternyata menghentikan sementara produksi chip seri M2 mereka pada awal tahun ini. Keputusan ini diambil karena turunnya permintaan global terhadap MacBook membuat Apple harus mengurangi produksi chip sembari menyesuaikan dengan kondisi permintaan pasar yang rendah.

Menurut laporan The Elec, untuk menghadapi penjualan Mac yang merosot di pasar PC, pada bulan Januari Apple menahan produksi chip seri M2 untuk MacBook Pro, MacBook Mini, MacBook Air terbaru mereka.

“TSMC Taiwan tidak mengirimkan 5 chip M2 proses nano ke uji paket semikonduktor outsourcing (OSAT) pada bulan Januari dan Februari, menurut industri OSAT pada tanggal 3. Hal itu diyakini karena Apple meminta penghentian produksi karena permintaan MacBook menyusut,” jelas The Elec, dikutip dari MacRumors, Selasa (4/4/2024).

TSMC sebenarnya telah menyelesaikan proses produksinya dan siap dikirimkan ke pabrik Amkor Technology di Korea untuk proses pengemasan. Namun, kemudian dilaporkan pada bulan Januari dan Februari tak ada satu pun produk yang masuk.

Penangguhan itu pun terus berlanjut hingga Februari. Setelahnya, produksi chip dilanjutkan namun hanya setengah dari level tahun lalu pada kuartal yang sama.

Diketahui bahwa pendapatan Apple turun 5% dari tahun ke tahun pada kuartal pertama. Masalahnya semakin rumit karena Apple bergulat dengan pasokan iPhone dan penurunan pada Mac.

Sebagai perbandingan, pendapatan iPad naik 30% karena peluncuran model M2 di produknya. Namun untuk Mac, jumlah pendapatannya anjlok karena tidak ada produk Mac yang rilis di akhir tahun 2022.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement