Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelang Libur Nataru, Pahami Waktu Berkendara yang Ideal untuk Hindari Risiko Kecelakaan

Muhamad Fadli Ramadan , Jurnalis-Minggu, 18 Desember 2022 |20:46 WIB
Jelang Libur Nataru, Pahami Waktu Berkendara yang Ideal untuk Hindari Risiko Kecelakaan
Ilustrasi. (Foto: Antara)
A
A
A

JAKARTA – Masyarakat bakal memanfaatkan momen Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru) untuk berlibur dan kembali ke kampung halaman.

Agar berpergian selama libur Nataru dapat tetap aman dan menyenangkan Anda perlu mengetahui waktu ideal untuk berkendara.

Untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan, pengendara harus mengetahui waktu ideal dalam berkendara. Aturan tersebut telah dijelaskan dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ.

Regulasi tersebut menjelaskan durasi mengemudi maksimal adalah delapan jam sehari untuk pengemudi atau sopir angkutan umum dan angkutan barang.

Director Training Safety Defensive Consultant (SDCI) mengatakan, waktu mengemudi yang ideal adalah tiga jam. Melebihi waktu tersebut dapat meningkatkan risiko fatig atau kelelahan yang mengakibatkan kecelakaan.

“Idealnya itu 3 jam. Jadi pada satu jam pertama menyetir itu konsentrasi kita berkurang 25 persen, dua jam berikutnya berkurang lagi 25 persen, dan pada jam ketiga berkurang lagi 25 persen. Sangat berbahaya jika melanjutkan perjalanan,” kata Sony saat dihubungi MNC Portal.

Tanda pengemudi kelelahan, kata Sony, dapat dilihat dari berkurangnya konsentrasi dan mengemudi dengan kecepatan yang tidak teratur dan kerap keluar jalur.

Menurutnya, ketika konsentrasi menurun tubuh dapat dikendalikan oleh alam bawah sadar. Ia menyarankan agar beristirahat setelah tiga jam berkendara di rest area atau pom bensin terdekat.

Waktu istirahat yang dianjurkan adalah 15-30 menit untuk meregangkan tubuh dan menghilangkan rasa jenuh di dalam mobil.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement