“Kami belum bisa bicara sekarang, tapi kami akan berusaha keras untuk mencapai angka tersebut. Itu juga bukan hanya beban member AISI, melainkan secara keseluruhan,” ujarnya.
“Kendaraan listrik ini kan sesuatu yang baru di Indonesia. Saya kira jika sudah ketemu teknologi dan skala ekonominya akan sangat cepat tercapai,”.
Loman menyadari target menuju dua juta motor akan makan waktu. Oleh karena itu, ia meminta produsen harus ikut merealisasikan target Jokowi.
Optimismenya juga didasari pada rencana pemerintah memberi subsidi atau potongan sebesar Rp5 juta dan beragam insentif agar masyarakat segera beralih ke motor listrik.
“Kami belum mendengar dengan detail tentang rencana tersebut. Jika sudah ada kepastian kami akan memberikan komentar,” jelas Loman.
(Citra Dara Vresti Trisna)