Advertisement
Advertisement

Mobil Jarang Diservis, Ini 3 Akibat Buruk yang Bisa Ditimbulkan

Tangguh Yudha , Jurnalis-Senin, 28 Maret 2022 |15:07 WIB
Mobil Jarang Diservis, Ini 3 Akibat Buruk yang Bisa Ditimbulkan
Ilustrasi mesin mobil (ADM)
A
A
A

BANYAK di antara para pemilik mobil yang malas melakukan servis rutin. Padahal, jika hal ini terus menerus berlangsung, lambat laun akan ada gejala atau dampak yang muncul.

Ada beberapa masalah dan kerugian yang harus siap diterima jika kerap mengabaikan jadwal servis rutin. Apa saja? Berikut ulasannya, seperti dilansir dari laman resmi Auto2000 :

1. Konsumsi bensin jadi boros

Lalai melakukan servis rutin dapat menyebabkan konsumsi bensin jadi boros. Hal ini bisa terjadi lantaran jika oli telat diganti maka tingkat gesekan di dalam mesin menjadi semakin tinggi.

 BACA JUGA: Tekanan Angin Ban Mobil yang Ideal untuk Berkendara

Kondisi ini menyebabkan mesin bekerja lebih berat. Jika dipaksakan terus menerus, maka konsumsi bahan bakar jadi lebih boros.

2. Mobil sering ngadat

Dengan jarangnya servis berkala maka artinya jarang pula melakukan pengecekan baik itu mesin, kaki-kaki hingga kelistrikan. Padahal pengecekan harus terus dilakukan.

Mobil sendiri terdiri dari berbagai macam komponen. Bukan tak mungkin ada komponen yang sebenarnya harus diganti namun karena tak pernah dipantau maka menyebabkan mobil bermasalah di tengah perjalanan.

3. Menguras kocek

Ini bisa saja terjadi karena mesin yang tidak terawat memiliki tingkat keausan tinggi. Jika ini terus terjadi bukan tidak mungkin mesin mobil akan jebol.

Kalau sudah begini, bukan cuma harus mengeluarkan kocek lebih dalam, tapi waktu perbaikannya pun jauh lebih lama ketimbang saat servis berkala. 

(Salman Mardira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement