4. Periksa komponen CVT
Berikutnya Anda bisa juga mengecek komponen penggerak CVT pada motor Anda seperti van belt, roller, kampas ganda dll. Apabila terjadi keauasan pada komponen tersebut baiknya segera lakukan penggantian.
Jika tidak maka motor Anda bisa mengalami mogok di jalan seperti van belt putus di jalan yang menyebabkan motor hanya menyala namun tidak bisa dijalankan.

5. Rutin mengganti oli
Berikut ini sudah bersifat wajib dan mutlak untuk selalu mengganti oli secara berkala. Hal ini disebabkan untuk menjaga keawetan mesin dari korosi, lumpur mesin maupun keausan yang dapat menyebabkan kerusakan.
Jika mesin mengalami kerusakan oleh oli yang jarang diganti maka Anda cukuo mengocek harga yang lumayan mahal untuk memperbaikinya dengan cara turun mesin . Rekomendasi pabrikan ganti oli pada jarak tempuh 1000-1500 KM.
(Salman Mardira)