Database Badan Kecil NASA mengungkapkan bahwa memang ada dua kelompok komet aphelia, seperti yang diprediksi oleh penelitian Higuchi. Higuchi berpendapat puncak kedua lebih konsisten dengan pengaruh medan gravitasi galaksi.
Baca juga: NASA dan SpaceX Bekerja Sama Meneliti Batas Tata Surya
"Puncak yang tajam tidak persis di bidang ekliptika atau ekliptika [kedua], tetapi di dekatnya," kata Higuchi dalam pernyataannya, sebagaimana dikutip dari IFL Science, Rabu (7/10/2020).
Higuchi yakin beberapa faktor lain telah menarik sebagian besar komet aphelia sedikit menjauh dari salah satu bidang. Ia pun berniat untuk terus mencari tahun kemungkinan lainnya yang akan terjadi.
Baca juga: Bulan Terbesar Jupiter, Ganymede Punya Luka Benturan Terbesar di Tata Surya
(Hantoro)