Selain latensi super-rendah, beberapa satelit Starlink juga telah dilengkapi tautan antarsatelit. Fitur ini sebelumnya telah diuji pada dua satelit yang dilengkapi tautan silang –atau yang lebih diperkenalkan sebagai "laser luar angkasa". Namun untuk saat ini fitur tersebut belum benar-benar diperkenalkan secara resmi.
"Dengan laser ruang angkasa ini, satelit Starlink mampu mentransfer ratusan gigabyte data. Setelah laser luar angkasa ini digunakan sepenuhnya, Starlink akan menjadi salah satu opsi tercepat yang tersedia untuk mentransfer data di seluruh dunia," ucap Tice.
Adapun dilaporkan Space, Satelit Starlink yang dikirimkan pekan ini telah dilengkapi pelindung khusus. Ini menjadi kedua kalinya –setelah peluncuran bulan lalu– Starlink melakukan hal tersebut. Pelindung ini dinamakan Kerai dan dapat menggelapkan satelit, yang mana dengan ini cahaya matahari tidak dipantulkan dan diharapkan mengurangi keluhan para astronom.
Baca juga: Terungkap Ukuran Sebenarnya Hewan Laut Purba 'Megalodon'
(Hantoro)