Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Suhu Kutub Selatan Naik 1,8 Derajat Celsius dalam 30 Tahun Terakhir

Agregasi Sindonews.com , Jurnalis-Sabtu, 04 Juli 2020 |22:27 WIB
Suhu Kutub Selatan Naik 1,8 Derajat Celsius dalam 30 Tahun Terakhir
Ilustrasi (Foto: dok)
A
A
A

Pemanasan yang terjadi cenderung dipengaruhi oleh perubahan iklim alami dan atropogenik. Namun, kemungkinan ada kontribusi individu dari masing-masing faktor meski belum dapat dipahami dengan baik.

Clem dan timnya menganalisis data stasiun cuaca di Kutub Selatan dan model iklim untuk memeriksa pemanasan di pedalaman Antartika. Mereka menemukan antara 1989 dan 2018, Kutub Selatan telah memanas sekitar 1,8°C selama 30 tahun terakhir dengan laju peningkatan +0,6°C setiap dekade.

Hasil penelitian juga menemukan bahwa peningkatan suhu panas tinggi terjadi di bagian dalam Antartika selama 30 tahun terakhir. Hal ini didorong oleh daerah tropis, khususnya suhu lautan, hangat di Samudra Pasifik tropis barat yang mengubah angin di Atlantik Selatan dekat Antartika dan meningkatkan pengiriman panas.

Clem dan Fogt berpendapat bahwa tren pemanasan ini tidak mungkin merupakan hasil dari perubahan iklim alami saja. Ada faktor lain yang menyebabkan naiknya suhu di Antartika. “Sejak awal saya dan Clem bekerja sangat baik dan mampu mencapai lebih banyak sebagai tim dari pada kami secara individu,” kata Fogt.

(Ahmad Luthfi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement