Avast juga menemukan bahwa beberapa aplikasi bahkan menyembunyikan icon mereka untuk membuatnya sulit di uninstall.
Dilaporkan bahwa 7 dari aplikasi bisa membuka browser default pada ponsel untuk menampilkan iklan tambahan. Sementara 9 lainnya mengirimkan data pengguna di browsing history, trafik jaringan dan aplikasi yang terpasang lainnya untuk iklan yang ditargetkan.
Analis Threat dari Avast, Jakub Vávra menjelaskan bahwa HiddenAds dapat menghindari pemeriksaan keamanan dalam Google Play Store karena ia bisa hanya aktif setelah aplikasi di-instal pada perangkat.
Google telah menghapus 30 dari aplikasi yang dilaporkan oleh Avast. Google menyatakan bahwa mereka secara aktif menyelidiki semua aplikasi sebelum dihapus.
(Ahmad Luthfi)