MILAN - Informasi terkait penundaan salah satu pabrik di Eropa disampaikan langsung oleh produsen Fiat Chrysler Automobile (FCA). Fasilitas yang akan berhenti operasi sementara waktu tersebut berada di wilayah Kragujevac, Serbia yang merakit mobil Fiat 500L untuk pasar Eropa.
Langkah menghentikan operasi sementara waktu masih akan berjalan setidaknya sampai akhir bulan Februari 2020. Penyebab terhentinya produksi mobil tersebut untuk sementara waktu adalah terhambatnya suplai komponen buatan produsen China, yang sampai saat ini masih belum pulih dari dampak wabah COVID-19.

Penghentian proses produksi untuk sementara waktu, diperkirakan tidak akan mengganggu sasaran pembuatan unit mobil pada bulan ini. "Sementara ini fokus perusahaan adalah mengamankan suplai bahan baku komponen terdampak untuk waktu mendatang," ujar juru bicara FCA seperti dilansir dari laman Autonews.
Belum ada rincian mengenai komponen mana saja asal China yang digunakan oleh Fiat Chrysler dalam perakitan di Serbia itu. Namun, berdasarkan keterangan resmi, gangguan paling parah dialami oleh suplai komponen perangkat audio dan tata suara untuk Fiat 500L tersebut.
Tahun lalu sebanyak 40 ribu unit mobil mampu dihasilkan oleh fasilitas pabrik milik FCA di Kragujevac, Serbia ini. Besaran keluaran produksi itu, berkisar seperempat dari total kapasitas produksi mobil yang bisa dihasilkan oleh pabrik tersebut. Pabrik ini menjadi fasilitas pertama yang terhenti karena dampak lanjutan wabah COVID-19 di China.
Sebelumnya kekhawatiran terkait kemungkinan terhentinya produksi di Eropa disuarakan FCA pada awal bulan ini. Perusahaan yang sama sebelumnya sempat menutup tiga unit pabrik di Wuhan, Hubei selama lebih dari dua pekan, akibat penyebaran virus korona (COVID-19) tersebut.

Kondisi produksi kendaraan bermotor di Eropa akan bergantung pada perkembangan situasi kegiatan manufaktur di Wuhan. Pasalnya komponen bahan baku perakitan industri otomotif buatan kota industri besar di China itu, secara perlahan mulai terbatas.
(Amril Amarullah (Okezone))