2. Kekentalan Oli
Setiap oli mesin memiliki fungsi yang sama. Tapi, pelumas tidak akan bekerja maksimal jika kandungannya tidak sesuai dengan karakter mesin kendaraan tersebut.
"Biasanya perbedaan oli dapat dilihat dari kekentalan cairan. Tingkat kekentalan alias viscosity-grade ini ditunjukkan dengan nomor Society of Automotive Engineer (SAE). Semakin encer oli akan semakin baik untuk mesin mobil," katanya.
3. Bahan Pembuatan Oli
Oli kendaraan dibedakan menjadi dua jenis bahan, yakni oli sintesis dan mineral. Oli sintetis dibuat dari berbagai bahan kimia dengan sifat aditif, sedangkan oli mineral terbentuk dari ekstraksi minyak bumi.
Oli yang baik adalah oli mineral yang berasal dari minyak bumi. Artinya, oli ini lebih alami ketimbang oli sintesis yang sudah dicampurkan bahan kimia lain.
4. Perhatikan Oli Palsu
Saat ini, banyak beredar di pasaran tentang oli palsu. Penjual oli biasanya akan mematok harga murah dibanding harga standar.
Mengenali ciri-ciri oli palsu, bisa dilihat dari harga, warna pelumas yang lebih pekat, dari bau agak tengik serta kasar, seperti ada kandungan logam.
(Gabriel Abdi Susanto)