JAKARTA - Volume kendaraan yang terus meningkat di beberapa wilayah selama Nataru telah diprediksi terjadi. Banyak warga yang menghabiskan libur panjang akhir tahun ke beberapa wilayah tujuan seperti Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Jawa Timur.
Tingginya volume kendaraan di ruas jalan yang ada, sering membuat kemacetan yang cukup panjang. Bahkan mobil harus beberapa kali stagnan karena terhambat dari banyaknya jumlah kendaraan. Dalam kondisi tersebut tak sedikit pengemudi yang menghadapi kemacetan dengan kapasitas bensin yang sedikit.
Untuk mengantisipasi habis bensin ditengah kemacetan padat, pengemudi perlu melakukan beberapa langkah teknik mengemudi, diantaranya.
1. Mengemudi Cerdas
Karakter mengemudi agresif menjadi salah satu faktor konsumsi bahan bakar boros, karena untuk mencapai putaran maksimum idealnya pengendara harus menekan pedal gas perlahan tidak dianjurkan menekan dalam pedal untuk cepat mendapatkan akselerasi maksimum.

Saat mengemudi di jalan tol, atur kecepatan kendaraan dengan berjalan konstan 60-70 kilometer per jam. Ini merupakan kecepatan ideal untuk menghasilkan efisiensi bahan bakar. Perlu diingat dengan kecepatan 100 kpj, maka bahan bakar akan 15 persen lebih boros dibanding melaju pada kecepatan yang direkomendasikan di atas.