Pengerjaannya sendiri mengombinasikan efisiensi kerja dan ketelitian yang maksimal. Ini karena pengerjaan mesin ini dibantu oleh computer yang memonitor segala aspek pengerjaan mesin, mulai dari seberapa kencang baut di mesin hingga memastikan bahwa semua pekerjaan perakitan dikerjakan tanpa ada yang tertinggal satu pun. Hal ini membuat mesin Predator V8 siap untuk diajak membalap di sirkuit di seluruh dunia.

Setelah dirakit, mesin ini pun akhirnya dipasang oleh sang pembuat mesin ke dalam GT500. Tak lupa, pembuat mesin ini juga memberikan tanda tangannya di atas mesin sebagai tanda bahwa mesin tersebut adalah rakitannya.
(Mufrod)