Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bisa Diperjualbelikan, Data Pribadi Jadi Aset Bernilai Tinggi

Pernita Hestin Untari , Jurnalis-Kamis, 19 September 2019 |13:33 WIB
Bisa Diperjualbelikan, Data Pribadi Jadi Aset Bernilai Tinggi
(Foto: Information Age)
A
A
A

JAKARTA - Di era internet sekarang ini, pertukaran data menjadi semakin bebas. Bisa dibilang sudah tidak ada privasi lagi di internet. Hal tersebut lantaran internet memiliki sifat yang luas.

Menurut Semuel Abrijani Pangerapan, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, budaya orang Indonesia sebelum era digital ingin membagikan semua hal.

"Yang menjadi masalah sekarang kita masuk ke era digital, dirangkai dalam satu ruangan yang besar dan tanpa batas," kata Semuel dalam acara diskusi Era Digital, Masih Adakah Privasi? di Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Semuel mengambil contoh saat bertransaksi di satu aplikasi, data pengguna dipegang oleh aplikasi tersebut, merchandise-nya atau mitra, serta pihak logistik.

Tidak adanya privasi di internet ini karena pengguna harus meregistrasi diri sendiri di internet. Maka dari itu, Semuel mengatakan perlunya pengaturan. Pasalnya, Internet tidak bisa diblokir sepenuhnya dan akan ada banyak jejak digital pengguna.

 Di era internet sekarang ini, pertukaran data menjadi semakin bebas.

Baca juga: Menghilang di Playstore, Bukalapak Sebut dalam Pembaruan

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement