JAKARTA - Selera dan kenyamanan pribadi sering menjadi dasar pengambilan keputusan bagi pengendara dalam mengganti ban. Padahal, keputusan tersebut sering berakibat buruk pada penggunaan ban serta keamanan berkendara motor tersebut dalam jangka panjang. Masalah yang timbul pada ban bisa merembet pada komponen lain pada mesin hingga berakibat pada kecelakaan lalu lintas.
Terdapat tiga tips dasar mengenai pemilihan ban yang tepat bagi kendaraan roda dua. Hal ini disampaikan oleh salah satu teknisi produk ban dari PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Hadi. "Sebenarnya dari produsen setiap model motor sudah menggunakan tipe ban yang sesuai sehingga menunjang performa mereka di jalanan," ujarnya kepada media.

PT YIMM sendiri sudah menyediakan ban resmi keluaran pabrikan bagi setiap model motor mereka. Produk ini dapat diperoleh pada setiap jaringan retail PT YIMM sebagai bagian dari onderdil dan aksesoris resmi untuk setiap motor Yamaha.
Berikut merupakan faktor yang perlu diperhatikan oleh para pengguna dalam melakukan penggantian ban pada kendaraan mereka. Hadi menyebut hal ini dapat diterapkan pada model maupun merk kendaraan roda dua manapun. "Baik dari skutik hingga motor besar," ujarnya.

1. Alur
Sering juga disebut sebagai kembang oleh kalangan riders, alur motor menjadi kunci bagi ban dalam memberi daya cengkeram. Tentunya, alur ban standar untuk kegiatan sehari-hari berbeda dengan kebutuhan ban untuk lintasan balap. Begitu juga dengan ban yang dirancang khusus seperti untuk jalanan basah hingga permukaan offroad.