Untuk diketahui, keputusan Toyota untuk menutup pabrik Altona di Australia telah diberitahukan sejak 2014. Raksasa automotif asal Jepang itu memilih menutup pabrik karena tingginya biaya produksi serta nilai mata uang di Negeri Kangguru tersebut.
Nantinya pabrik Altona akan dibangun ulang dan beralih fungsi sebagai tempat untuk pelatihan dan pengembangan produk. Selain itu akan mengalihkan segala bentuk penjualan dan pemasaran dari Sydney ke markas besarnya di Melbourne.
(Baca juga: Toyota Resmi Tutup Pabrik Mobil di Australia, Ini Penyebabnya)
Toyota merupakan merek paling populer di Australia. Dengan pasar penjualan automotif sebesar 1,14 juta unit mobil di Australia pada tahun lalu, seperlimanya telah dikuasai oleh Toyota. Dari keseluruhan penjualan Toyota tersebut, ternyata hanya sebanyak 10 persen yang diproduksi dalam negeri. (san)
(Anton Suhartono)