SYDNEY - Sejumlah produsen mobil sudah menutup pabrik di Australia termasuk di antaranya Toyota. Walaupun pabrik tutup tapi produsen mobil yang bermarkas di Jepang itu masih tetap berjualan. Produknya akan dibawa dalam bentuk utuh atau completely build up (CBU) dari berbagai negara.
Produk Toyota yang paling populer di sana adalah Camry. Selama ini sedan tersebut diproduksi secara lokal. Rata-rata penjualannya mendekati 30 unit setiap tahun.
Toyota berharap tidak ada penurunan permintaan jika nantinya produk-produk mereka didatangkan secara impor, terutama untuk Camry.
Sales and Marketing Chief Toyota Australia Sean Hanley mengatakan bahwa perusahaan tidak mengharapkan dampak negatif terhadap penjualan secara keseluruhan di tahun depan.
(Baca juga: Pabrik Mobil Ditutup, Toyota Australia Tidak Takut Penjualan Turun)