Hal tersebut menyebabkan sebuah nama alternatif untuk magnetit, yaitu batu lodestone atau leading stone (batu pengarah). Selama bertahun-tahun, penemuan magnet lodestone menjadi fenomena alam yang aneh.
Orang China mengembangkan kompas pelaut sekira 4.500 tahun yang lalu. Kompas pelaut paling awal terdiri dari pecahan batu beban yang diletakkan secara hati-hati pada permukaan air.
Peregrinus dan Gilbert Peter Pereginus tercatat sebagai orang yang pertama kali dapat memisahkan antara fakta dan takhayul dari magnetit pada 1269. Peregrines menulis sebuah surat yang menggambarkan segala sesuatu mengenai magnetit.
Namun, kemajuan signifikan hanya dilakukan dengan eksperimen William Gilbert pada 1600 dalam memahami daya tarik. Gilbertlah yang pertama kali menyadari bahwa Bumi merupakan magnet raksasa dan magnet tersebut dapat dibuat dengan menggunakan besi yang ditempa dan ia juga menemukan bahwa pemanasan pada besi dapat mengakibatkan induksi magnetisme.
(Ahmad Luthfi)