Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

OKEZONE INNOVATION: Nih, Perjalanan Layanan Pesan Instan Sebelum Lahirnya WhatsApp dan Telegram

Moch Prima Fauzi , Jurnalis-Senin, 14 Agustus 2017 |17:30 WIB
OKEZONE INNOVATION: <i>Nih</i>, Perjalanan Layanan Pesan Instan Sebelum Lahirnya WhatsApp dan Telegram
(Foto: Huffington Post)
A
A
A

Konsep komunikasi yang mengandalkan jaringan internet itu sebenarnya mirip dengan e-mail saat ini. Hingga 1965, CTSS telah memiliki register pengguna dari MIT dan universitas lain hingga mencapai ratusan.

Kemudian pada 1980-an, MIT mengembangkan Zephyr Notification Service melalui proyek bernama Athena. Program tersebut digunakan untuk melihat lokasi dan mengirimkan pesan kepada pengguna.

Setelah itu, layanan perpesanan pun mulai dimonetisasi dengan hadirnya Commodore 64 yang juga termasuk layanan internet, Quantum Link, yang kini dikenal sebagai AOL. Dengan Quantum Link (Q-Link), pengguna bisa berkirim pesan melalui modem dengan biaya langganan.

AOL kemudian meluncurkan AIM yang saat itu menjadi salah satu layanan terpopuler. AIM dapat memungkinkan pengguna untuk berkirim pesan, memasang profil, serta beragam fitur lainnya.

Setelah kemunculan AIM, Yahoo! mulai menjajaki bisnis serupa dengan menghadirkan Yahoo! Messenger pada 1998. Di tahun yang sama, layanan perpesanan lainnya juga muncul dengan nama Pidgin.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement