Setelah berhasil menyempurnakan mesin cetaknya, Gutenberg mulai mencetak beribu-ribu surat pengampunan dosa yang disalahkangunakan oleh gereja Katolik demi mendapatkan uang. Pada 1952, Gutenberg akhirnya mendapatkan pinjaman uang dari Johann Fust untuk membuat proyek percetakan Bible yang terkenal. Bible pun menjadi buku cetak tertua yang pernah ada di dunia Barat.
Baca juga: OKEZONE INNOVATIO: Penemuan Mikrofon Berawal dari Terciptanya Telefon
Di kemudian hari, Gutenberg pun mencetak 200 jilid salinan Bible. Sebagian kecil, Bible tersebut dicetak di atas kulit lembu muda (velum). Bahkan, Bible juga dihargai dengan sangat mahal. Tidak hanya itu, Gutenberg juga dipercaya untuk membuat Ensiklopedia Catholicon of Johannes de Janua. Gutenberg akhirnya meninggal dunia pada 1468 dan dimakamkan di Gereja Franciscan, Mainz.. (afr)
(Kemas Irawan Nurrachman)