"Kami akan rapat untuk membicarakan SOP (Standar Operasional Prosedur) dalam penanganan konten-konten negatif yang berada di Telegram. Akan kita komunikasikan siapa lebih lanjut orangnya (perwakilan Telegram di Indonesia)," ujar Rudiantara.
Pria yang kerap disapa Chief RA itu juga mengungkapkan jika semuanya sudah selesai, maka dirinya dan pihak-pihak terkait akan membuka blokir Telegram supaya bisa beroperasi kembali di Indonesia.
Baca juga: Menkominfo Rudiantara dan CEO Telegram Pavel Durov Makan Bareng, Nih Fotonya!
"Kalau semuanya sudah selesai, kita bisa cabut pemblokiran Telegram," tutup Chief RA.
Sebelumnya, Rudiantara telah menanggapi permintaan maaf dari Pavel Durov atas perkara banyaknya konten radikalisme dan teroris di platform-nya.