JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengumumkan pemblokiran 11 DNS terkait dengan Telegram yang berbasis web sejak 14 Juli. Pasca pemblokiran itu, rupanya pendiri sekaligus CEO Telegram, Pavel Durov memiliki rencana berkunjung ke Indonesia untuk menemui Menkominfo, Rudiantara.
Setelah menyantap makanan bersama-sama dengan hidangan nasi hijau, bakwan jagung, gurame goreng, sayur genjer serta udang sambal, keduanya lalu bertemu dengan awak media di Gedung Kominfo, Jakarta Pusat pada hari ini, Selasa (1/8/2017).
Mengenakan kaus dan bawahan berwarna hitam, Pavel Durov tampak akrab ketika berbincang dengan Menkominfo Rudiantara. Terlihat keduanya juga berjabat tangan yang menunjukkan keakraban di antara keduanya.
Baca juga: CEO Telegram Temui Kominfo, Menkominfo: Telegram Akan Bikin Tim di Indonesia
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengungkapkan bahwa kunjungan Durov terkait penyelesaian perkara pemblokiran Telegram yang dilakukan oleh dirinya.