Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Permintaan Lesu, Harley Davidson Pangkas Produksi Motor

Anton Suhartono , Jurnalis-Rabu, 19 Juli 2017 |11:02 WIB
Permintaan Lesu, Harley Davidson Pangkas Produksi Motor
(Foto: Reuters)
A
A
A

Penurunan permintaan di AS sangat berdampak pada performa penjualan Harley secara global. Hal ini dikarenakan AS merupakan pasar utama pabrikan yang berbasis di Milwaukee ini. Pada kuartal kedua 2017 penjualan Harley di AS turun 9,3 persen sementara secara global turun 6,7 persen.

Pangsa pasar produk Harley di segmen motor gede juga turun tipis menjadi 48,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 49,5 persen.

Sementara itu pada kuartal pertama 2017 penjualan global Harley turun 4,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni mencapai 55.049 unit. Sedangkan pada tahun lalu 57.458 unit. Dari jumlah itu, AS menyumbang penjualan 33.316 unit atau turun 5,7 persen.

Untuk mendongkrak penjualannya kembali, Harley melakukan berbagai langkah. Salah satunya dengan membangun fasilitas perakitan di Thailand. Dengan beroperasinya fasilitas perakitan di Thailand pada akhir 2018, Harley berharap penetrasi di pasar Asia Tenggara akan lebih kuat. Diyakini dengan harga yang kompetitif, produk Harley bisa lebih diterima di Asia Tenggara.

Pabrik di Thailand merupakan fasilitas perakitan ketiga Harley Davidson yang berdiri di luar AS setelah Brasil dan India.

(Dian AF)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement