JAKARTA - John Ternus telah mengambil alih posisi sebagai eksekutif puncak Apple dari Tim Cook. Pergantian kepemimpinan ini mengakhiri masa jabatan 15 tahun Tim Cook sebagai orang nomor satu di Apple.
Cook, seorang spesialis operasional yang membangun rantai pasok Apple, digantikan oleh Ternus, seorang insinyur yang memimpin pengembangan perangkat keras perusahaan.
Ternus, 51 tahun, bergabung dengan tim desain Apple pada tahun 2001 dan kemudian menjabat sebagai wakil presiden senior bidang rekayasa perangkat keras, memimpin tim-tim di balik seluruh jajaran produk perusahaan.
Cook memuji penerusnya dalam sebuah memo internal pada Senin (31/8/2026), dengan menulis: "Hanya sedikit orang yang memahami apa yang diperlukan untuk menciptakan produk yang mengubah dunia sebagaimana yang dipahami oleh John (Ternus)."
Ternus akan segera tampil perdana pada tanggal 9 September dalam acara peluncuran tahunan Apple, di mana perusahaan diperkirakan secara luas akan memperkenalkan iPhone lipat pertamanya.
Berdasarkan dokumen laporan keuangan yang dirilis pada Selasa (1/9/2026), gaji pokok Ternus ditetapkan sebesar USD3 juta—setara dengan gaji pokok eksekutif Cook—dengan tambahan opsi saham yang berpotensi menjadikan total kompensasi tahun pertamanya mencapai USD58 juta.
Gaji Cook akan turun menjadi USD2 juta, dengan total kompensasi mencapai USD47 juta saat ia beralih peran menjadi ketua dewan eksekutif.
Ternus mewarisi tantangan geopolitik yang rumit.
Cook telah menghabiskan waktu bertahun-tahun membangun hubungan dengan Beijing dan Washington, D.C., demi mengamankan jaringan manufaktur yang sebagian besar berpusat di China.
Meskipun Apple telah mulai melakukan diversifikasi ke India dan Vietnam, Tiongkok tetap menjadi pusat produksi utama.
Presiden Amerika Serikat (AS) Trump berulang kali menuntut agar manufaktur iPhone dilakukan di dalam negeri.
Cook akan tetap memegang peran geopolitik yang aktif sebagai ketua eksekutif, dengan menjalin komunikasi bersama para pembuat kebijakan di seluruh dunia.
(Rahman Asmardika)